how i do technical analysis

pb0rpzt1x1lg1.png?width=140&height=114&a

Technical Analysis Itu Apaan

Technical analysis (TA) itu intinya ngeliat data harga masa lalu sama volume transaksi buat nebak kemana harga bakal gerak selanjutnya. TA dipakai dengan hipotesis bahwa pola-pola di chart itu dapat berulang atau berkelanjutan dengan logic/behavior tertentu, jadi dengan nganalisis chart secara objektif kita bisa dapet sinyal masuk/keluar yang masuk akal. Terus apanya yang harus dianalisis? Ya komponen/bagian/data chart tertentu yang disampling dan dipresent sedemikian rupa, ini yang disebut Technical indicator

Apa Itu Technical Indicator dan Dimana Nyarinya

Technical indicator itu rumus matematis yang ngolah data harga (open, high, low, close) plus volume, trus ditampilin jadi garis, histogram, atau oscillator di chart, dari satu sudut pandang tertentu. Jumlahnya ribuan. Di platform kayak Stockbit, TradingView, atau app sekuritas lain udah ada built-in indikator standar. Tiap app beda-beda koleksinya tapi yang basic pasti ada semua. Gue pribadi pake TradingView karena banyak script custom (pine script) yang menurut gue tingkat keefektifannya commendable

Browser Indikator di TradingView

Tiga Hal Utama yang Dijelasin Indicator

Walaupun ribuan hampir semua indicator intinya ngejelasin tiga hal:

  1. Kontinuitas tren (trend lagi lanjut atau udah melemah)
  2. Level densitas transaksi alias support & resistance
  3. Momentum harga (seberapa kenceng gerakannya)

Kalau ada yang bilang “gue punya strategi TA”, artinya dia punya kombinasi indikator tertentu dengan pola interaksi tertentu, yang match bagi dia untuk jadi sinyal buy atau sell

Cara Pilih Indikator & Strategi

Ini super personal. Cari yang lu paling nyambung aja. Tapi saran gue ga perlu pake sampe belasan indikator, bisa redundant + bikin bingung. Cukup pastiin tiga hal tadi (tren, S/R, momentum) kecover. Banyak suhu trading malah cuma andelin satu-dua indikator doang. (Tori Trades (@tori.trades di IG & YouTube), dia basically advocate trendline trading murni. Hampir gak pake indikator lain, cuma gambar trendline buat tentuin entry/exit)

Tori Trades

Strategi Gue Sendiri

Gue pake lima elemen TA ini:

  • Trendline (gue gambar manual sendiri)
  • Volume transaksi (indikator basic, ada di hampir semua platform)
  • Stochastic (indikator basic, ada di hampir semua platform)
  • Hull Moving Average (script custom by UncleL di TradingView)
  • MACD (script custom by Moody di TradingView)

Hull Moving Average (script custom by UncleL di TradingView)

MACD (script custom by Moody di TradingView)

Step-by-Step Strategi Gue

  1. Filter dulu sahamnya. Gue cuma mau saham yang punya story. Kalau gak ada story, minimal fundamentalnya bagus. Kalau lolos filter ini, baru masuk ke TA
  2. Gambar trendline multi-timeframe. Gambar trendline lengkap dari timeframe tertinggi sampe yang paling rendah (top down). Cara gambarnya gue ikutin mahzab Tori Trades (langsung cek video dia di YouTube/IG biar paham detailnya, cara connect point A-B, adjust steepness, dll)
  3. Cari zona entry long. Kandidat bagus:
    • Harga lagi bounce atau mendekati support uptrend
    • Atau confirmed breakout dari resistance downtrend
    • Kadang gue kombinasiin trendline sama level S/R horizontal major yang belum ke-cover di trendline
  4. Konfirmasi volume. Utamanya pas bounce atau breakout volume harus naik signifikan. Kalau volume letoy + candle kecil risiko fake tinggi, gue biasanya nunggu 3 candle medium bullish, atau 1 candle big bullish (ARA/deket2 ARA), baru gue anggap aman
  5. Konfirmasi momentum
    • Harga harus di atas Hull MA
    • MACD: line EMA cross up ke atas signal line

Contoh: Kenapa gue bilang EXCL seksi, karena allign sama strategi gue. Candle terakhir strong bullish (long candle + commendable volume) + rebound support uptrend. Downtrend resist jauh di atas means we are into a long game. Stochastic keluar area oversold (>20). MACD menuju crossing (garis merah soon melintasi garis biru). Hull MA (garis hijau di bawah candle yang awalnya oranye) turns green (6 candle sebelumnya orange), means bearish pressure converting into bullish pressure

Kapan Gue Sell

Gue pertimbangin keluar kalau salah satu atau lebih ini kejadian:

  • Harga mulai balik arah ke support uptrend atau dari resistance downtrend
  • Harga tembus ke bawah Hull MA
  • MACD: line EMA cross down ke bawah signal line
  • Stochastic turun dari overbought (>80) atau tembus ke bawah 50 (garis netral)

Referensi Buat Dalemin

MACD sama Hull MA banyak dibahas di YouTube. Kalau mau script persis yang gue pake, cari aja di TradingView: Hull MA by UncleL, MACD by Moody

submitted by /u/Valuable-Bill9942 to r/JudiSaham
[link] [comments]

SOURCE